JUAL APU - APU

0 komentar
JUAL APU - APU

Rp. 5.000,- / kantung kresek

Siap kirim menggunakan jasa kurir :

  • POS Indonesia
  • J&T
  • JNE
Order via :
WA : 08567874962
IG   : @muse_farm

Lokasi : Karawang, Jawa Barat



Kegunaan Apu-apu bagi ikan atau lobster :
  1. Sebagai penghias kolam ikan,lobster,dsb
  2. Mampu mengatasi kolam dari sengatan matahari berlebih
  3. Membantu air kolam agar tetap jernih
  4. Sebagai makanan tambahan bagi ikan, lobster, dsb
  5. Sebagai oksigen alami bagi ikan, lobster, dsb
  6. Mampu menyerap amoniak

PELET LOBSTER

0 komentar
MUSE FARM menjual pelet tenggelam untuk lobster

Rp. 15.000 / 500g

Siap kirim menggunakan jasa kurir :
  • Pos Indonesia
  • J&T
  • JNE
Order via :
WA : 08567874962
IG   : @muse_farm

Lokasi : Karawang, Jawa Barat



Kandungan :
  • Protein         : 28 - 30 %
  • Lemak : 6 - 8 %
  • Serat : 4 - 6 %
  • Kadar Abu : 10 - 13 %
  • Kadar Air : 11 - 13 %
Bahan - bahan yang diapakai :
  • Tepung ikan, 
  • Bungkil kacang kedelai,
  • Pecahan gandum,
  • Dedak padi,
  • Vitamin A,C,D3,E,K,B6,B12
  • Niasin, 
  • Kalsium D-Phantethonate, 
  • Choline Chloride Trace Minerals dan Antioxidant 

Indukan Lobster

0 komentar

PERBEDAAN UKURAN INDUKAN LOBSTER


Terkadang pada saat kita mengawinkan indukan lobster muncul pertanyaan "Apakah bisa dikawinkan jika ukuran tubuh indukan lobster betina lebih besar dibanding ukuran tubuh lobster jantan ?"
Jawabannya dari berbagai sumber lain beragam contohnya :
  1. Sumber ke 1 mengatakan jika perbandingan indukan lobster betina lebih besar dibanding jantan itu tidak bisa dikawinkan, alias harus seimbang ukurannya.
  2. Sumber ke 2 mengatakan bisa, asal capit betina dipatahkan, tujuannya agar lobster jantan bisa memegang bebas lobster betina ketika kawin.
  3. Sumber ke 3 mengatakan bahwa perbedaan ukuran betina lebih besar dibanding ukuran jantan bisa dikawinkan tanpa harus mematahkan capit si betina.
Dalam pengalaman saya atau kasus yg saya alami saat ini adalah jenis lobster Red Claw dengan perbedaan ukuran betina dan jantan perbandingannya hanya 1 cm, betina = 11 cm, jantan = 10 cm. dan disini saya mencoba mengawinkan keduanya tanpa merubah fisik lobsternya, alias tidak mematahkan capit betinanya.
Tapi itu semua pilihan masing2 ya guys.. setiap orang pasti punya cara masing2 dalam membudidayakannya.
Tips saya adalah dengan mencoba praktek langsung, karena pengalaman adalah guru terbaik. :D

Selamat mencoba ya guys...!! semoga budidaya lobsternya sukses.

Kolam Lobster Terpal

0 komentar

CARA MEMBUAT KOLAM LOBSTER MENGGUNAKAN TERPAL


Sebelum mebahas cara membuat kolam lobster menggunakan terpal, saya akan bercerita dulu sedikit awal mula sampai saya ada keinginan membuat kolam lobster menggunakan terpal.
Awal mula pas saya lagi liburan kerja, saat2 lagi santai sambil bbman, ga sengaja saya liat DP bbm teman saya dengan gambar lobster sambil dipegang oleh kedua tangannya. Melihat teman saya dengan DP bbm tersebut saya langsung kepo, saya tanya2 tentang lobster yg dia pegang, ketika saya tanya lobster itu beli atau memang sengaja budidaya, ternyata dia memang budidaya lobster dirumahnya. Hal yg paling pertama saya tanyakan yaitu media kolamnya, dan dia menggunakan media kolam terpal. 
Melihat dan mendengar cerita dari teman saya itu, saya langsung tertarik ingin mencoba budidaya lobster, dan saya disarankan untuk mencoba dengan media kolam terpal. Tidak berpikir panjang.. keesokan harinya saya langsung merincikan biaya dan alat2 apa saja yg dibutuhkan untuk membuat kolam tsb. Berikut alat2 yg diperlukan untuk membuat kolam terpal :
  1. Terpal ukuran 3 x 2 
  2. Kayu (untuk kerangka utama kolam)
  3. Bambu (untuk kerangka samping)
  4. Paku
  5. Palu
  6. Gergaji
  7. Meteran/Alat ukur
  8. Pulpen/Pinsil
  9. Gunting
  10. Tali
Buat kerangka seperti pada gambar dibawah ini :

Gambar 1. Kerangka Kolam Terpal

Berhubung saya tidak punya lahan yg luas, jadi saya memanfaatkan lahan dilantai atas rumah, lebih tepatnya di balkon depan kamar saya :D (Memanfaatkan ruang yg ada).
Jika kerangka kolam sudah dibuat, maka siapkan terpal untuk dipasang, ikat terpal pada setiap sudut bagian kerangka, isi air secukupnya, sehingga sampai kurang lebih seperti gambar dibawah ini :

Gambar 2. Kolam Terpal Tahap Finishing

Jika kolam sudah dibuat seperti gambar diatas, tinggal merapikan dengan memotong/menggunting bagian terpal luar yg lebih, berhubung saya beli terpal yg berukuran lebih besar jadi harus memotong bagian yg lebih. berikut kolam terpal saya yg sudah jadi :

Gambar 3. Kolam Terpal

Setelah kolam terpal sudah jadi, tinggal menambahkan alat - alat tambahan, disini saya menambahkan alat sirkulasi kolam dengan pipa, supaya air mengericik lebih banyak, dan kawat sebagai penyangga pipa.
Saran dari saya sebelum memasukkan lobster ke dalam kolam, sebaiknya diamkan dahulu air kolam selama kurang lebih 1-2 hari supaya tidak bau bahan terpal dan agar lobster tidak stress. Sekian Tips Cara Membuat Kolam Lobster Menggunakan Terpal, semoga bermanfaat. :)

Cara ternak kelinci

0 komentar

CARA BETERNAK KELINCI






Kita tahu bahwa kelinci itu binatang yang luchu, imuth, menggemaskan, dan mudah sekali untuk diternakkan.
Mengenai jenis kelinci sendiri yaitu:
Bangsa kelinci diklasifikasikan sbg berikut:
Ordo : Lagomorpha
Famili : Leporidae
Sub Famili : Leporine
Genus : Lepus, orictolagus
Spesies : Lepus spp., Orictolagus spp.
Dari segi jenis yang umum diternakkan adalaah Angora, Californian, American Chincilia, Belgian, Dutch, English Spot, Himalayan, Havana, Flemish Giant, Rex Amerika, new zealand red, white and black.

Untuk memulai beterenak kelinci tahapnya sebagai berikut:
1)      Siapkan sepasang kelinci (betina dan pejantan), atau bisa 1 pejantan dengan beberapa betina (max betina sampai 10 ekor)
2)      Betina yang siap diternakkan min sudah berumur 5 Bulan, karena jika umurnya kurang maka anak yang akan dihasilkan nanti tdk akan sehat
3)      Siapkan kandang untuk proses beternak, kandang disiapkan dengan berukuran 100 x 150 cm, bisa lebih luas lagi tergantung keinginan, akan tetapi jangan terlalu luas juga karena akan sulitnya untuk proses beternak
4)      Jauhkan dari predator –predator , suara bising, dan yang perlu diperhatikkan yaitu jangan sampai kandang terdapat celah-celah yang bolong, karena ditakutkan jika ada pemangsa yang masuk ke kanndang tersebut dan  akan mengganggu proses beternak
5)      Dari alas kandang tidak perlu dialasi dengan apapun lagi, disini saya membiarkan alas tersebut dengan alas alam,yaitu tanah. Mengapa…????? Karena nantinya antara sepasang kelinci yg diternakkan tersebut akan menggali tanah tersebut untuk menaruh anak-anak yang akan dilahirkan
6)      Proses perkawinan akan dilakukan antara pagi atau malam hari
7)      Setelah proses perkawinan, kelinci tsb akan mengalami kebuntingan selama ± 30-32 hari. Tanda-tandanya kebuntingan bisa dideteksi dengan cara meraba perut kelinci betina 12-14 hari setelah proses perkawinan, bila dipegang terasaseperti bola-bola kecil berarti terjadi kebuntingan
8)      Bila sang betina sudah mengalami kebuntingan, maka biasanya sang betina ataupun sang pejantan akan menggali tanah tsb dan menjadikan lubang sedalam panjangnya ± 60 cm utk meletakkan kelahiran anak – anaknya dan ujung lubang pada dasar tanah akan ditutup kembali, disisakan sedikit celah lubang, mengapa ditutup kembali karena agar sang anak tidak terganggu oleh predator-predator lain yang akan memangsanya
9)      Lima hari menjelang kelahiran biasanya induk menyiapkan penghangat dgn cara merontokkan bulunya , karena kondisi kelahiran kelinci yg terjadi pada malam hari sangat lemah dan tidak berbulu, mata tertutup. Jumlah anak yg dilahirkan sampai 6-10 ekor
10)   Setelah anak lahir, dan kondisi sudah bisa merangkak dan berjalan, maka anak – anak kelinci tersebut akan membuka lubang dan keluar dari lubang tersebut.
11)   Dalam masa pertumbuhan anak, biasanya sang ibu rutin memberikan susu kepada anak-anaknya
Anak – anak kelinci yang luchu – luchu and imuth- imuth pun tumbuh dech…. Dengan warna bulu- bulu yang berbeda-beda tentunya………     :-)